News

KOPDAR JABAR 2023, Gubernur Ajak Kepala Daerah Untuk Menjaga Inflasi dan Menjaga Kondusifitas Menjelang Pemilu 2024

JABAROKE.COM-Dalam rangka menjelang Ramadhan serta Idul Fitri Tahun 2023, Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH., MH di dampingi Wakil Bupati Kuningan H. M. Ridho Suganda, SH., M.Si hadiri High Level Meeting TPID dan TP2DD yang di selenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, bertempat di Mason Pine Hotel. Kamis (16/03/2023).

Hadir pada kesempatan tersebut Gubernur Jawa Barat Mochamad Ridwan Kamil ST, M. UD, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat Erwin Gunawan Hutapea, serta Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah se-Provinsi Jawa Barat.

Dalam paparannya Erwin, Pertumbuhan perekonomian Jawa Barat pada tahun 2022 tertinggi di Jawa dan lebih tinggi daripada pertumbuhan ekonomi Nasional. Tahun 2023 sejalan dengan prakiraan ekonomi nasional yang membaik, perekonomian Jawa Barat diperkirakan tumbuh positif didorong dengan semakin baiknya permintaan domestik, berlanjutnya realisasi investasi serta tekanan inflasi yang mereda dibanding tahun sebelumnya.

Dikesempatan yang sama, Kang Emil sapaan akrabnya mengingatkan untuk seluruh kepala daerah di Jawa Barat untuk menjaga inflasi daerah masing – masing menjelang Ramadan dan Lebaran. Juga untuk mengendalikan inflasi, Gubernur mengimbau warga membeli produk – produk lokal dalam negeri.

Lanjutnya Ia jelaskan, dana untuk upaya pengendalian inflasi sekarang dapat diambil dari Belanja Tidak Terduga (BTT). Dulu, BTT memang dikhususkan untuk kebencanaan, namun sekarang BTT dapat dipakai untuk mengendalikan inflasi. Dengan mengggunakan BTT, maka penyerapan dana pos pembangunan tidak akan terkurangi. Ekonomi tetap berjalan, masyarakat dapat fokus beribadah.

“Kepala daerah juga perlu mengantisipasi arus mudik yang menjadi salah satu penyebab inflasi. Kementerian Perhubungan memprediksi akan ada 123 juta pemudik di Jabar dan itu naik signifikan dari tahun sebelumnya, hal ini disebabkan pandemi COVID-19 mulai menurun, untuk itu Pemdaprov Jabar fokus tiga hal, pertama, akses digital Jabar yang masuk rangking tiga besar harus dioptimalkan agar pelayanan publik full digital, sehingga masyarakat tetap produktif di bulan Ramadan. Kedua, monitor kondusivitas lalu lintas Jabar sebagai jalur mudik dan destinasi wisata. Ketiga, mengantisipasi kenaikan harga dengan pemanfaatan lahan kosong, untuk menjaga ketersediaan produksi pangan agar tidak langsung membeli ke provinsi lain, apalagi impor dari luar negeri”, Ungkap Kang Emil.

Sebagai informasi, High Level Meeting di Mason Pine dirangkaikan dengan kegiatan Komunikasi Pembangunan Kepala Daerah (KOPDAR) se-Jawa Barat, KOPDAR dikemas dengan cara Jabar Juara Gathering di area terbuka. Tak lupa Kang Emil kemabli mengingatkan untuk seluruh kepala daerah untuk menjaga kondusifitas menjelang tahun politik Pemilu Tahun 2024. (RLS)

Related Posts

Load More Posts Loading...No More Posts.